Jelajah Alam merupakan sebuah paket kegiatan yang bertujuan untuk
menikmati panorama-panorama alam yang indah yang terdapat di
tempat-tempat wisata yang ada di Kabupaten Sampang. Dengan adanya
jelajah alam ini anda akan dapat menikmati eksotika alam dari Kabupaten
Sampang. Selain itu anda juga akan mendapatkan pengalaman baru dan tidak
akan pernah terlupakan.
Pulau Mandangin

Pulau Mandangin adalah desa dan pulau yang berada di kecamatan
Sampang,Kabupaten Sampang, Jawa Timur, Indonesia. Pulau Mandangin adalah
salah satu tempat wisata di Sampang, dan dapat dijangkau dengan perahu
bermotor dariPelabuhan Tanglok. Pulau Mandangin dikenal akan keindahan
pasir putih, terumbu karang, dan kehidupan masyarakatnya yang mayoritas
bermata pencaharian sebagai nelayan. Dahulu seseorang yang bernama
Bangsacara dibunuh di pulau ini oleh Bangsapati suruhan Raja Bidarba
yang ingin merebut kembali Ragapatmi (mantan istrinya) yang sudah sembuh
dari penyakit kulitnya yang mengerikan. Olahraga asli masyarakat Pulau
Mandangin adalah Yoryor.
Pantai Camplong

Pantai Wisata Camplong yang letaknya di Kabupaten Sampang, berjarak
sekitar 8 kilometer ke arah timur dari Kota Sampang, terletak di Desa
Dharma Camplong, merupakan pantai landai dengan pasirnya yang putih. Di
dekat pantai dilengkapi taman yang ditumbuhi pohon cemara sehingga
menambah keteduhan di kawasan wisata ini. Bila cuaca cerah , pada sore
hari dapat menikmati indahnya panorama saat matahari tengggelam. Inilah
keindahan yang dimiliki Pantai Wisata Camplong. Ketika memasuki kawasan
Pantai Wisata Camplong, suasana segar terasa di sela-sela pohon
cemara.Saat
ini, fasilitas yang benar-benar siap adalah Hotel Wiasata Camplong
dengan 22 kamar. Hotel ini juga dilengkapi restoran, room service,
meeting room, karaoke, dan mandi pantai.
Waduk Klampis

Waduk Klampis merupakan Obyek wisata telaga, yang satu satunya ada di
pulau Madura dan terbesar di Pulau ini. Sama dengan waduk – waduk pada
umumnya yang difungsikan sebagai pengairan lahan serta sebagai tempat
untuk mandi dan mencuci bagi sebagian penduduk lokal, waduk ini juga
difungsikan sebagai obyek wisata yang bisa dikunjungi sebagai obyek
wisata keluarga. Yang menarik dari tempat ini adalah posisinya yang
berada di antara bukit, dilatarbelakangi dengan tebing dan pepohonan
rimbun di kanan kirinya. Waduk ini juga di fungsikan sebagai tempat
memancing dan berkeliling danau menggunakan sampan atau naik menyusuri
bukit melihat pemandangan alamnya dari atas, bagi sebagian pengunjung,
tempat ini sangat cocok sekali untuk tempat berlibur bersama keluarga.
Kondisi waduk Klampis di Desa Kramat Kecamatan Kedungdung Kabupaten
Sampang.
Air Terjun Toroan

Air terjun Toroan terletak di desa Ketapang Timur, sekitar 4 Km arah
timur kota Ketapang atau 88 Km dari Kamal. Air Terjun Toroan agak
berbeda dengan air terjun yang banyak terdapat di pegunungan, karena
tingginya yang hanya sekitar 200 meter, tidak sampai puluhan atau bahkan
ratusan meter, dan keunikan yang lain adalah aliran airnya yang
langsung menuju ke laut. Air terjun ini dikelilingi dengan banyaknya
pepohonan rindang di sekitar air terjun. Sangat sejuk dan asri. Lelah
selama menempuh perjalanan jauh akan terbayar jika Anda sudah sampai di
lokasi. Anda bisa menikmati keindahan air terjun dari atas, maupun dari
bawah, karena tingginya yang hanya 200 meter. Keadaan alam di sekitar
Air Terjun Toroan masih sangat alami. Belum tersentuh oleh penambang
pasir laut dan belum dikotori oleh coretan-coretan tangan yang membuat
kotor objek wisata seperti di beberapa objek wisata lain. Batu-batu yang
besar dan masih utuh, mampu menahan gelombang ombak dan pasirnya masih
bersih di sepanjang bibir pantai. Anda bisa juga menyaksikan matahari
terbenam di lokasi Air Terjun Toroan yang mempesona. Yang lebih
menariknya, air yang jatuh dari tebing air terjun ini langsung mengalir
ke laut lepas.
Hutan Kera Nepa

Objek wisata Hutan Kera Nepa terletak di desa Nepa, di pesisir utara
pulau Madura dan berjarak sekitar 50 km dari pusat Kota Sampang. Wisata
hutan kera Nepa ini merupakan wisata yang unik yang ada di pulau Madura.
Hutan ini berdiri seluas 1 km2 di kelilingi oleh sungai air tawar yang
bermuara langsung ke laut, suatu perpaduan eksotika alam yang indah. Di
hutan wisata ini, pengunjung bisa menggunakan perahu nelayan untuk bisa
berkeliling di hutan mangroove, sebelum memasuki area hutan Nepa. Letak
hutan Kera Nepa memang agak terpencil dan agak sedikit sulit untuk
dilalui, tapi semua letih akan terbayar dengan berbagai keunikan dan
pengalaman menarik yang bisa dinikmati di setiap sudut hutan. Tempat ini
hampir mirip dengan Wisata Hutan Monyet Sangeh di Bali, hanya saja
Hutan Kera Nepa dekat dengan laut, jadi dua keindahan bisa sekaligus di
dapat. Mengapa dinamakan Nepa, karena pada jaman dulu kala, masyarakat
Madura percaya bahwa di tempat ini banyak ditumbuhi pohon Nepa atau
pohon sejenis kelapa kecil atau sejenis dengan pohon aren. Dari dulu
terdapat sekumpulan kera yang tinggal di hutan ini sampai sekarang.
Untuk pengunjung yang datang, tidak perlu khawatir atau takut akan
kera-kera ini, karena mereka jinak dan terbilang ramah. Pengunjung bisa
membawa makanan kecil yang bisa diberikan kepada kera-kera tersebut.
Dan, diharapkan untuk selalu memberikan makanan yang aman dan bersikap
yang baik saat berada di hutan kera ini, untuk selalu menjaga
kelestarian dan kedamaian hutan.
Pemandian Sumber Oto’

Pemandian Sumber Otok merupakan salah satu objek Wisata alam
Kabupaten pamekasan yang terletak di Desa Taddan , Kec Camplong ,
ditempuh kurang lebih 4 km dari Pusat kota Sampang melalui jalur arteri
Nasional yaitu jalan Sampang-Pamekasan. di pemandian Sumber Otok, anda
dapat menikmati wisata pemandian/kolam renang sumber mata air alami yang
mengandung mineral alami dilengkapi tempat berteduh dan permainan
anak-anak merupakan tawaran liburan keluarga yang menarik di akhir
pekan.
Gua Lebar

Untuk menuju ke kawasan wisata ini, sangat mudah sekali. Letaknya
persis berada di tengah-tengah kawasan kota Sampang, tepatnya di
kelurahan Rongtengah, kecamatan Sampang. Jalan menuju lokasi ini bisa
diakses dari beberapa tempat, yang jelas jika anda ingin menikmatinya,
hampir semua warga masyarakat kota Sampang dipastikan tahu secara
mendetail tentang tempat wisata
ini.Hutan
di atas Batu. Demikian nama yang diberikan oleh pemerintah Kabupaten
Sampang pada tempat wisata ini. Udaranya begitu fresh, pepohonan
terlihat hijau, lubang dan terowongan yang ada bikin penasaran untuk
melihatnya, wajah kota Sampang begitu mempesona di lihat dari
ketinggian, “wajah” gua yang benar-benar “lebar”, Menara dan Kubah
Masjid Agung Sampang nampak mencolok sekali di antara rumah-rumah warga.
Itulah suasana alam wisata Gua Lebar,
Waduk Nipah

Waduk Nipah terletak di desa Montor Kecamatn Banyuates merupakan
pembangunan waduk baru dengan luas areal irigasi 1.150 Ha. Berjarak
sekitar 55 Km dari pusat Kota Sampang, merupakan perpaduan yang sangat
menarik antara waduk dan wisata alam dengan kondisi yang sangat alami.
Tampak panorama lingkungan yang sangat mempesona dan layak menjadi
wisata unggulan Kabupaten Sampang.
Gua Macan

Gua yang dihiasi stalaktit dan stalakmit yang menyerupai mulut macan
yang sedang menganga terdapat di bagian depan dan dalam gua, ketika
semakin masuk kedalam lorong gua pengunjung akan dapat menikmati suara
tetesan air yang menyerupai alunan music yang berasal dari tetesan air
dari atap gua. Pada musim kemarau sumber air dari dalam gua ini
dimanfaatkan oleh penduduk untuk menyiram tanaman cabe jamu yang
merupakan tanaman pertanian yang banyak ditanam oleh penduduk desa Bira
Temor Kecamatan Sokobanah, tempat gua ini berada.
Gua Kelelawar

Tidak jauh dari gua macan di bagian sebelah timur lokasi gua macan
terdapat gua lain yang dihuni oleh ribuan kelelawar sehingga gua ini
dinamai gua kelelawar. Pengunjung bisa melihat uniknya ribuan kelompok
kelelawar yang keluar dari gua pada sore hari.